“DJP” mengirim data pribadimu. Tinggal konfirmasi lewat WhatsApp. Bisakah kamu mengenali jebakannya?
Cuma latihan · Tanpa data pribadi · Bisa keluar kapan saja
Data yang cocok bukan bukti identitas pengirim. Cek lewat jalur yang kamu pilih sendiri.
🔒Penjelasan dan sumberBerisi jawaban — buka setelah nyoba
Tanda yang perlu dicurigai
NAMA BISA DIPASANG. Nama dan logo bisa dipasang siapa saja. Ketuk nama pengirim, lalu baca alamat email lengkapnya. Di sini, alamatnya bukan dari domain pajak.go.id.
KOK TAU DATAKU?. Data yang cocok bikin pesan terasa meyakinkan. Tapi tau data kita belum membuktikan siapa pengirimnya. Data bisa berasal dari kebocoran atau informasi yang pernah kita bagikan.
DIA YANG PILIH JALURNYA. Dari email, kamu diarahkan ke WhatsApp pilihan pengirim. Orang di chat itu lalu memberi link lain. Semuanya masih jalur yang dia atur. Cek lewat situs atau kontak resmi yang kamu cari sendiri.
Yang lebih aman dilakukan
Tau data kita belum tentu pihak resmi.
1Baca alamat email lengkap, jangan berhenti di nama pengirim.
2Buka pajak.go.id sendiri untuk mencari layanan atau kontak resmi.
3Jangan berikan kata sandi, PIN, atau OTP lewat chat.
4Kalau sudah memasukkan kata sandi di halaman tadi, ganti lewat layanan resmi dan hubungi DJP.
SUMBER
Disusun dari beberapa kasus yang pernah dilaporkan, bukan dari satu kejadian tertentu. Nama, nomor, dan nominal dikarang.