Bikin Google lebih aman
Di sini nggak ada yang ngirim apa-apa ke kamu — kamu sendiri yang nyari. Yang bisa disiapin: dari mana kamu berangkat.
1
Simpan Situs Bank sebagai Bookmark
Sangat pentingBuka internet banking dari bookmark, bukan dari kolom pencarian.
Bookmark selalu membuka alamat yang sama — urutan hasil pencarian bisa berubah setiap hari.
Buka situs resminya sekali, lalu ketuk ikon bintang di browser
2
Simpan Nomor Call Center di Kontak
Sangat pentingAmbil dari belakang kartu ATM atau aplikasi resmi bankmu, simpan hari ini.
Saat kartumu benar-benar terblokir, kamu tidak akan sempat memilah hasil pencarian dengan tenang.
Kontak → tambah, mis. “Call BCA 1500888”, “Call BRI 14017”
3
Baca Alamat dari Kanan
Wajib ingatBagian tepat sebelum garis miring pertama itulah pemilik situsnya.
Nama bank bisa ditempel di mana saja pada sebuah alamat — “klikbca-individual.online” bukan milik BCA.
4
Lewati Hasil Berlabel “Bersponsor”
Wajib ingatSaat mencari situs bank atau dompet digital, gulir dulu ke hasil biasa.
Slot teratas dibeli, bukan diverifikasi — dan itu slot yang paling sering dibeli penipu.
5
Nomor WhatsApp Bank Cuma dari Kanal Resminya
Wajib ingatBeberapa bank memang punya WhatsApp resmi — tapi nomornya hanya tercantum di situs dan aplikasi resminya, bukan di forum atau kolom komentar.
Nomor palsu ditanam di halaman mana pun yang bisa terindeks, lalu menunggu orang yang sedang panik menghubunginya duluan.
Kalau terlanjur mengisi di halaman dari hasil pencarian…
Anggap data itu sudah dipegang orang lain, lalu bergerak cepat.
- Telepon call center resmi dari nomor di kartu, minta blokir akses internet banking.
- Ganti PIN dan kata sandi dari aplikasi resmi, bukan dari halaman mana pun yang tadi dibuka.
- Cek mutasi beberapa hari ke belakang, lalu laporkan transaksi yang tidak kamu kenali.
Sudah terlanjur kena? Lihat langkah daruratnya →
← Kembali ke simulasi Google